Kesultanan Banten didirikan oleh Maulana HasanuddinMaulana HasanuddinMaulana Hasanuddin merupakan pendiri sekaligus sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia mendirikan Kesultanan Banten pada tahun 1527 setelah merebut wilayah Banten Girang dari Pucuk Umun. Banten Girang kemudian menjadi wilayah pertama dari Kesultanan Banten.https://id.wikipedia.org › Maulana_Hasanuddin_dari_BantenMaulana Hasanuddin dari Banten - Wikipedia bahasa Indonesia ..., putra Sunan Gunung Jati, pada tahun 1526. Berkat dukungan para ulama dan rakyat, Banten berkembang pesat menjadi kerajaan maritim yang makmur. Pada masa Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1683), Banten mencapai puncak kejayaannya.
Nama Asli Sultan Ageng Tirtayasa adalah Abul Fatih Abdul Fatah, pewaris ke-IV tahta Kesultanan Banten. Sultan Ageng Tirtayasa dianugerahi tanda jasa Pahlawan Nasional karena dengan gigih menentang penjajahan Belanda dan berhasil membawa kejayaan dan keemasan Kesultanan Banten.
Sultan Banten adalah penguasa Kesultanan Banten di provinsi Banten, Indonesia, yang pernah berjaya di ujung barat Pulau Jawa. [1] Lukisan Maulana Hasanuddin, raja pertama Kesultanan Banten. Sultan Banten terakhir.
Berikut adalah silsilah raja-raja Kesultanan Banten dari pendiri hingga sultan terakhir: Sultan Gunung Jati (1522-1552): Pendiri Kesultanan Banten, awalnya sebagai kadipaten di bawah Kesultanan Cirebon.
Periode awal berdirinya Kerajaan Banten. Sejak periode pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin, Kesultanan Banten menempatkan Islam sebagai landasan kehidupan politik kerajaan. Sebelum berdiri kesultanan, wilayah Banten berada di bawah pengaruh Kerajaan Pajajaran yang bercorak Hindu.
Kesultanan Banten sebagai Negara Berdaulat · Pangeran Ratu · Sultan Agung.
