Proklamasi kemerdekaan Indonesia. Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkan bom atom oleh Amerika Serikat di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 dan Nagasaki 9 Agustus 1945. Peristiwa itu terjadi pada 14 Agustus 1945 yang menyebabkan kekosongan kekuasaan.
Peristiwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu diawali dengan serangan dua bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima (6 Agustus 1945) dan Nagasaki (9 Agustus 1945). Kehancuran yang disebabkan oleh dua bom atom tersebut membuat pemerintahan Jepang melihat bahwa mereka tidak bisa lagi menghindari kekalahan dari Sekutu.
Karena Jepang tak kunjung mengibarkan bendera putih, pada 6 Agustus 1945, sebuah bom uranium yang dijuluki Little Boy dijatuhkan di Hiroshima. Kota itu hancur, puluhan ribu orang tewas seketika dan sebanyak 146.000 orang tewas tiga bulan setelah serangan.
Bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat ke Hiroshima pada 6 Agustus 1945 menewaskan 140.000 orang. Bom serupa juga menimpa Nagasaki tiga hari kemudian dan ...
Bom atom dijatuhkan di Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945. Tiga hari berikutnya, bom dijatuhkan di Nagasaki. Peristiwa itu mengakhiri perang dunia.
Sejarah proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Dilansir dari Kompas.com (10/8/2021), peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki pada 6 dan 9 Agustus 1945 memaksa Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya sekaligus menandai berakhirnya Perang Dunia II.
